Racun Tersembunyi dalam Makanan

Hati-Hati, Racun Tersembunyi dalam Makanan

zat berbahaya dalam makananTanpa disadari, ada banyak racun dalam makanan yang kita santap. Mulai dari sisa pestisida tumbuhan yang disemprot pada saat ditanam, hingga pengawet semacam formalin yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan masyarakat. Menurut Dr. Ir. Nuri Andarwulan, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), sebenarnya ada banyak “ancaman” yang ada di makanan. Apa saja dan bagaimana mencegahnya?

  • Singkong
    Umbi yang digemari oleh sebagian besar masyarakat kita ternyata secara alami memiliki kandungan asam sianida yang kurang baik bagi tubuh. Hal ini dicirikan dari rasa yang pahit dan bau yang langu. Untuk mengurangi dan menghilangkan kadarnya, lakukan perebusan dan perendaman dalam air yang mengalir.
  • Jengkol
    Biji jengkol mengandung asam jengkolat (jencolid acid) yang bisa menyebabkan mual dan susah buang air kecil. Untuk itu, jangan makan jengkol mentah dan hilangkan “mata” jengkol karena disanalah bagian yang paling membahayakan.
  • Kentang
    Buah ini mengandung alkoloid (solanin) yang cukup berbahaya. Untuk itu, disarankan mengolah kentang dengan membuang kulitnya lebih dalam dan jangan menyimpan terlalu lama. Hilangkan dengan direndam larutan air yang dicampur garam.
  • Kopi
    Buah yang diseduh menjadi minuman ini sangat mengandung kafein. Jika dikonsumsi berlebihan, ini akan mengakibatkan ancaman pada jantung anda.
  • Kedelai
    Makanan yang biasa diolah menjadi tempe ini bisa membahayakan tubuh jika fermentasinya gagal. Kasus tempe bongkrek adalah salah satu contohnya. Cara terbaik adalah jangan mengonsumsi kedelai dan olahannya yang berbau sudah tengik atau rusak.

Tentu saja, dengan adanya “ancaman” dalam makanan-makanan tersebut, bukan berarti kita harus menghindari sepenuhnya. Faktanya, ada pula kandungan baik dalam makanan tersebut. Hal yang harus dicatat ialah usahakan anda mengolah dengan cara yang baik dan benar sehingga kandungan zat-zat “racun” tersebut tak akan mengganggu kesehatan tubuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: