Makanan Organik

makanan organik

Umumnya makanan organik berasal dari sayuran ataupun protein, seperti telur, unggas dan lain sebagainya yang proses serta cara penanaman ataupun pembiakannya tidak menggunakan obat kimia, pestisida, hormon buatan dan sejenisnya sehingga benar-benar alami dari alam.

Pengenalan makanan organik sebenarnya telah berlangsung selama kurun waktu 73 tahun yang lalu atau tepatnya saat revolusi hijau muncul akibat protes mengenai industrialisasi pertanian pada tahun 1940, di mana proses dan cara pertanian sudah mengarah kepada bantuan industrialisasi baik dari segi obat-obatan untuk pertanian hingga munculnya beberapa hormon buatan yang dapat membuat produksi meningkat secara tidak sehat.  Hal ini memicu para petani dan peternak dari sejumlah negara produsen menginginkan adanya keseimbangan antara produk dari hasil sentuhan industri dengan yang alami.

Berikut efek dari makanan organik yang sehat dan dapat mempengaruhi stamina tubuh Anda:

Tubuh menjadi lebih segar

Ketatnya sertifikasi Internasional yang mengatur makanan organik membuat tidak sembarangan petani maupun  peternak unggas dapat mengatakan produknya merupakan organik karena dalam ketentuan organik disebutkan bahwa produk makanan dari bahan organik harus terbebas dari segala macam obat dan hormon buatan industri dan jelas bahwa makanan yang berasal dari organik umumnya dapat memicu tubuh menjadi lebih segar.

Konsumsi makan meningkat
Siapa yang tidak mau makan makanan sehat dan bebas dari unsur kimia pertanian dan perternakan yang berbahaya.  Dengan adanya jaminan bahwa bahan makanan terbebas dari pengaruh tersebut bukan tidak mungkin, nafsu makan menjadi meningkat.

Berpikir lebih baik
Meskipun belum banyak jurnal ilmiah yang mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi makanan organik secara rutin dapat mengakibatkan pikiran dan fungsi kerja otak menjadi lebih baik, namun tidak menutup kemungkinan bahwa dengan tidak tercemarnya bahan makanan dari zat-zat kimia industri pertanian dan perternakan yang berbahaya,  vitamin dan mineral yang terkandung dalam makanan organik berdampak langsung terhadap perkembangan otak untuk berfikir secara lebih baik dan ringan dibandingkan mengkonsumsi makanan yang tercemar oleh zat kimia berbahaya.

Lebih Sehat dan terhindar dari Penyakit
Bukan tidak mungkin, zat-zat kimia industri pertanian dan perternakan yang berbahaya masuk melalui pakan ataupun pupuk dapat mengendap di tubuh manusia, meskipun tidak secara langsung namun menurut sejumlah pakar kesehatan, zat kimia berbahaya itu perlahan dapat mengakibatkan sejumlah penyakit termasuk di antaranya dapat memicu kanker, bahkan penyakit ganas lainnya.

Energi tubuh meningkat
Bagi para atlet khususnya, men-konsumsi makanan organik adalah keharusan.  Karena selain menyehatkan, makanan organik juga mampu meningkatkan energi  tubuh seperti tenaga dan keseimbangan, dibandingkan dengan makanan non organik bahkan ada sejumlah  surveiyang membuktikan para atlit dan aktor film cenderung mengkonsumsi makanan organik lebih banyak untuk meningkatkan energi tubuhnya.

Jika anda masih mengkonsumsi makanan non organik mungkin ada baiknya anda mulai beralih kepada makanan organik dan rasakan perbedaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: