Penyakit yang mempengaruhi kemampuan biologis

by

Penyakit yang mempengaruhi kemampuan biologis

Penyakit yang mempengaruhi kemampuan biologis. Kondisi kesehatan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Nyeri yang menahun disertai nyeri rnenetap atau rasa nyeri yang luar biasa, dapat menurunkan gairah untuk melakukan kontak seksual.

2. Penyakit diabetes melitus dapat menirnbulkan impoten atau jenis disfungsi seksual lainnya.

3. Penyakit kardiovaskular, respons seksual dapat meningkatkan kerja jantung dan struktur organ lainnya. Seseorang dengan penyakit kardiovaskular mungkin lebih mengalami ansietas karena efek penyakit terhadap seksualitas dan fungsi seksualnya.

4. Hipertensi paling menimbulkan kesulitan bagi yang mengalaminya karena penggunaan obat-obat hipertensi sering memengaruhi fungsi seksual. Gangguan fungsi seksual dapat dikurangi dengan memodifikasi dosis obat atau mengubah waktu penggunaannya.

5. Infark miokardial (serangan jantung). Tujuan utama setelah mengalami infark jantung adalah memberi kesempatan pada jantung untuk pulih. Kegiatan hidup sehari-hari termasuk kegiatan seksual, perlu dikurangi termasuk kebiasaan hidup yang kurang sehat, seperti minum alkohol dan menghindari tekanan emosional. Untuk serangan jantung tanpa komplikasi dapat melakukan kegiatan seksual setelah tiga minggu sembuh, yang secara bertahap ditingkatkan hingga tiga bulan setelah pulih. Posisi berhubungan seksual juga perlu dipertimbangkan secara hati-hati.

6. Penyakit persendian atau gangguan mobilitas, sering menyerang pada kelompok usia muda dan lanjut usia. Nyeri, kelelahan yang berlebihan, kekakuan, dan gangguan gerakan biasanya menyertai keluhan gangguan persendian. Penyakit ini sendiri tidak langsung memengaruhi fungsi seksual, tetapi manifestasinya yang dapat menimbulkan rasa kurang nyaman dan ansietas.

7. Pembedahan dan citra tubuh. Pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat jaringan atau memperbaiki organ tubuh tertentu, biasanya memerlukan insisi yang dapat menimbulkan bekas luka, terutama pembedahan karena kanker. Pasien dengan kanker sangat takut dengan diagnosis kanker dan sangat memikirkan kemungkinan kematian yang akan di-hadapinya. Setelah pembedahan, individu perlu mengatasi dan menyesuaikan diri terhadap perubahan yang dialaminya. Perubahan citra tubuh juga memengaruhi persepsi seseorang sebagai makhluk seksual.

8. Cedera medula spinalis. Berbagai bentuk kecelakaan dapat menimbulkan cedera medula spinalis yang menimbulkan berbagai tingkat ketidakmampuan yang menetap. Individu yang cedera perlu beradaptasi dengan pola kehidupan normal yang sebelumnya dijalani termasuk mobilitas, eliminasi, maupun fungsi seksualnya. Ejakulasi dan orgasme mungkin masih dapat dicapai apabila hanya mengalami cedera ringan pada medula spinalis. Namun, ada juga yang merasa kehilangan sensasi.

9. Gangguan jiwa. Gangguan psikologis dan fisik akibat penyakit jiwa dapat mengganggu fungsi seksual seseorang. Bahkan, depresi ringan dapat memengaruhi keinginan dan fungsi seksual.

10. Penyakit kelamin. Penyakit kelamin dapat ditularkan melalui kontak seksual. Penyakit kelamin yang telah lanjut dapat mengakibatkan peradangan pelvis pada wanita yang selanjutnya berpotensi menimbulkan masalah infertilitas.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: