Bell’s palsy

by
Tidak Bisa Meniup, Bisa Jadi Saraf Wajah
Bell’s palsy adalah nama penyakit yang menyerang saraf wajah. Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan pada otot wajah di salah satu sisi. Ciri-ciri penderita, kelumpuhan hanya terjadi di satu bagian wajah yang terkena.

Bentuk kelumpuhan itu yang membedakannya dengan stroke. Ditandai oleh susahnya menggerakkan otot wajah di bagian yang terserang, seperti mata tidak bisa menutup atau mulut tidak bisa meniup, dsb.

Penyebab kelumpuhan ini masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli menyatakan penyebabnya adalah karena terpapar angin dingin di salah satu sisi wajah secara terus menerus. Ada juga yang menyatakan hal itu disebabkan oleh virus herpes yang menetap di tubuh dan aktif kembali karena trauma, faktor lingkungan, stres dll.

Lantas bagaimana pengobatannya? Sebagian penderita bisa sembuh tanpa pengobatan. Namun, disarankan untuk menjalani terapi dan pengobatan agar bisa segera sembuh.

Bell’s Palsy diambil dari nama Sir Charles Bell, seorang dokter yang aktif pada abad ke-19. Ia pertama kali menggambarkan kondisi ini dan menghubungkannya dengan kelainan pada saraf wajah.

“Meski namanya unik, penyakit ini akan mengganggu secara estetika ataupun fungsi pada wajah. Artinya, muka yang terlihat cantik dan bagus di depan kaca itu tidak terjadi dengan sendirinya karena bila salah satu saja sarafnya minta istirahat, maka proporsi wajah menjadi tidak seimbang. Jika tidak ditangani, maka akan terjadi kecacatan dengan muka penyok”

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: